Jumat, 12 November 2010

Seperti inikah Negara ku

Aku menulis ini disaat tersedih dan tidak tau harus berbuat apa. Ya Allah mengapa orang-orang di negara ku seperti ini ? Kapankah ini semua akan berubah dan Indonesia kembali menjadi jati dirinya yang dulu. Saya selalu heran melihat perilaku-perilaku rakyat indonesia dan terus terang saya tidak menyukainya. Memang saya tidak terlalu tahu tentang tujuan dan maksud mereka tapi yang jelas saya malu melihatnya. Beberapa diantaranya adalah:
1. Dikalangan Masyarakat
Membicarakan kesalahan orang lain,
saya paling tidak suka kepada orang-orang yang seperti ini. Mengapa kita harus memceritakan kesalahan orang lain dan berusaha untuk menjatuhkannya? Misal tentang Korupsi pemerintah disalah-salahkan karena tidak mampu membasmi para siluman tikus itu, padahal mereka juga yang memelih siluman itu karena suapan sebelum pemilihan. Apa tidak ada pekerjaan lain yang lebih bermanfaat untuk dibahas? Lagian tidak ada untungnya juga kok dan lebih baik melihat kesalahan kita sendiri.
Membesar-besarkan seseorang,
seperti kemaren waktu Obama datang semua rakyat indonesia heboh membicarakan tentang kedatangannya. Untuk apa sih itu semua di hebohkan?? Seperti mereka saja yang akan bertemu dengan obama, dapat melihat langsung saja belum tentu. Gak ada untungnya juga... memang dia seorang yang hebat saya akui lalu mengapa tidak meniru sifatnya? dari pada menghebohkannya.

Apa-apa Demo, sedikit-sedikit Demo,
Ya Allah... tidak adakah kegiatan lain yang bisa digunakan dari untuk mengisi waktu kalian? Untuk apalah demo dilakukan, hanya akan merugikan saja terutama waktu, mendingan menikamati halaman samping rumah atau menonton TV dirumah dari pada merusak-rusak fasilitas negara. Setiap kali president negara lain ingin berkunjung, demo ... apa-apaan ini gak berpendidikan banget sih cuma bikin malu negara, lagian kita tidak tahukan apa tujuannya kenegara ini seandainya dia mau memberikan sesuatu? Kan kita juga yang malu... Huhh ...
Memilih uang dari pada orangnya,
ini terjadi saat pemilihan calon pemimpin, para warga akan mencari calon-calon yang kaya bukan yang benar-benar bisa memegang amanah. Apakah kalian tidak berfikir apa jadinya negara ini bila dipimpin orang yang salah? negara kita akan hancur? Akibatnya kita juga yang sengsara karena calon yang dipilih adalah siluman tikus...
dan berubahlah sila pertama menjadi "Keuangan yang maha esa".


Mempercayai ramalan dan keramat,
bukannya tidak boleh mempercayai yang seperti itu tapi apakah harus sepenuhnya? ingat saudara ku negara kita negara beragama dan kita semua orang-orang mempunyai Tuhan yang seharusnya lebih dipercayai dan ditakuti. Seperti silet kemaren redaksinya memberikan berita ntah apa-apa akibatnya masyarakat resah jika kita lebih mempercayai Allah insyaallah kita akan lebih tenang dan berani.


2.Dikalangan Pemerintah
Membiarkan para investor asing berkuasa, 
mengapa harus orang-orang dari negara lain semua yang memegang kuasa atas Hak kita, hasil bumi kita, kekayaan kita, harga diri kita  dan hidup kita. Indonesia adalah negara terkaya di dunia tetapi hanya mendapatkan 1% dari hasil kekayaan tsb. selebihnya untuk negara asing yang menjalankan usaha tsb. Untuk apa memberikan kekayaan kita pada negara lain? Oh ... kita tidak bisa mengolahnya? Ciptakan sekolah-sekolah dibagian pertambangan dan industri, bukannya malah membiarkan benalu hidup di negara kita. Biarlah kekayaan itu tidak di ambil dari pada harus diberikan kepada negara lain walaupun mendapat komisi 1% . Apa salahnya menunggu sampai orang-orang kita mampu mengolah semuanya.
Membuang orang pintar dan mengangkat orang bodoh,
ini tepatnya pada Habibi, Allah sudah memberikan seseorang yang berilmu tinnggi di negara kita mengapa para pemimpin kita malah bersaing untuk menjatuhkannya? Rasa iri, inilah mungkin yang menjadi penyebab dari itu semua. Padahal jika saja habibi menjadi president kita mungkin negara ini sudah maju dan dikenal di dunia sebagai pencipta pesawat terbaik. Dan dia mungkin bisa membimbing sebuah sekolah dibidang seperti itu sehingga rakyat lebih terampil dan maju. Dan mahasiswa indonesia bisa mengolah tambang tanpa di kendalikan oleh benalu biadap itu.
Membiarkan tikus berkeliaran,
ini seharusnya tidak lagi menjadi masalah bagi negara kita karena sudah lamanya kasus ini trend. Seharusnya pemerintah labih tegas terhadap masalah yang satu ini karena masalah ini sudah terlalu merugikan negara kita. Mengapa tidak di adakan hukum pancung, hukum tembak atau hukum mati yang lain terhadap pelaku korupsi bukan malah membuatkan penjara khusus untuk mereka karena penjaga penjara itu bisa di suap olehnya. Kalau  ada  hukum seperti ini insyaallah tikus siluman akan berkurang di negara kita.
Lu bayar boleh lewat,
ini terjadi di kantor polisi atau tukang parkir palsu. Mengapa hukum negara kita menjadi gila uang seperti ini? maling ayam di penjara selama 1tahun sedangkan orang kaya atau siluman tikus yang hampir mengambil semua uang negara ( uang rakyat ) malah cuma dihukum 6bulan itupun penjara khusus yang mewah dan nyaman. Apalagi artis, penjaranya penjara luar rungan dan hanya beberapa bulan pula itu ... semua tergila suapan  ...
Satlantas juga termasuk nih... mereka sering menjebak para pengendara dengan cara menunggu dibalik tikungan "Barang siapa yang lewat mampuslah uang anda" awalnya memang semua akan diproses di kantor tapi begitu sampai kantor dibayar 50.000 langsung pulang ...


Ya Allah ... kapankah semua ini berakhir, semoga kau selalu memaafkan kami Ya Robb jauhkan lah kami dari segala macam musibah Mu... maafkan lah kami atas semua kesalahan kami, andai kata kami lupa ingatkan kami, jika kamu tersesat tuntunlah kami kejalan yang benar Ya Allah... Jadikan lah negara ini negara yang selalu dijalan Mu...
Semoga indonesia lebih baik ... "Pray for Indonesia"...

2 komentar:

Halaman Samping-nya Inung Gunarba mengatakan...

Meski sedih lantas kepala ikutan pusing :) tapi dengan merunut poin-demi-poin masalah bangsa, sepertinya bisa meredakan benang kusut. Paling nggak bisa sedikit lega, melapangkan sesak qe3

Trims udah mampir ke blog saya *_*

Syaifullah Arifin mengatakan...

Yupst ... bnar tu Pak ...'n kta tau Tuhan msih syang kpda negra ini ...

trims jga ya sudh kunjungan balik ...

Posting Komentar

Barangkali ada pertanyaan, silahkan komentar dibawah sini!

Tentang Penulis

Foto saya

Hamba Allah SWT | Bukan Perokok | Kalau suka ikuti, kalau nggak ya tinggalin | Ada masalah?