Senin, 08 November 2010

Tak Serpti yang kalian bayangkan

"Wah... asyik ya kalau punya warnet senrdiri, bisa Online tiap hari dong"...
itu adalah kata yang selalu terucap dari mulut teman-teman ku saat mereka tau aku punya warnet. Ku akui itu memang benar tapi tidak sepenuhnya seperti yang dibayangkan. Sebelum aku mendirikan warnet ini aku juga berfikiran seperti itu tanpa memikirkan sisi dibalik itu semua. Yang aku tau aku akan bisa Internet tiap hari membuka ini itu, main game sepuasnya, membuat blog dan lain-lainnya dan semua itu memang aku dapatkan. Aku bahkan mendapatkan banyak pelajaran dari sini termasuk pelajaran tentang bagaimana yang namanya itu hidup.
Namun taukah kamu bahwa itu semua tidak semudah yang dibayangkan, karena dengan mendirikan warnet ini berarti aku harus siap untuk menanggung jawapi semua yang aku miliki ini. Setiap harinya aku harus duduk di kursi operator sambil menatap layar kaca dan menunggu rezki datang dari orang-orang yang memakai jasa warnet ku. Setiap bulannya aku harus menyiapkan setoran yang tak sedikit untuk Telkom dan PLN serta biaya kontrak tampat ku membuat warnet ini. Kadang aku harus mencari biaya tambahan untuk itu semua kala setoran yang aku dapatkan tidak cukup. Apalagi saat  penyakit PLN ( listrik mati-hidup) datang dan musim hujan pendapatan ku akan sangat jauh menurun bahkan dibawah rata-rata. Dan aku harus berusaha untuk mencari tambahan biaya semua itu dan apabila aku tidak membayar setoran yang cukup maka warnet ku akan mati.

Buka hanya itu saja aku juga kehilangan teman-teman dan hidup ku yang dulu karena tak lagi pernah ada waktu ku untuk teman-teman ku. Tiap hari makan tak tentu, mandi pun tak tentu. Mungikn orang-orang tidak tahu bahwa otak ku stress dan penat mengurus semuanya setiap harinya aku harus bangun jam 11:00wib pagi dan tidur jam 04:00wib pagi bahkan terkadang sampai pagi. Aku tidak bisa bebas seperti dulu lagi, tidak bisa bersama teman-teman lagi, melihat dunia luar, bermain dengan alam dan sekitarnya menikmati udara pagi dan indahnya matahari saat menjemput malam, mandi di aliran sungai yang jernih dan deras, berlari kesana-sini dan masih banyak lagi.
Semua itu tidak seperti yang dibayangkan, namun inilah jalan hidup yang telah aku pilih dan aku harus siap untuk menghadapi apapun yang akan terjadi di suatu hari nanti. Ya Allah tuntunlah langkah ku disetiap jalan yang aku pilih agar aku selalu berada dijalan yang Kau ridhoi. Ingatkan aku di saat aku lupa dan andaikata aku tidak tahu bahwa aku salah maafkan lah aku...

4 komentar:

Huda Tula mengatakan...

awal-awalnya memang selalu berat gan.. (gitu si kata orang/ karena saya sendiri pengalaman hidupnya masih minim).

tapi saya salut!
Sukses!

Syaifullah Arifin mengatakan...

Iya... sob .. thank's yah .. udah suport ...
thank's jga udh mampir ....
salam kenal Ya...

Rizky mengatakan...

saya juga punya warnet, setahun pertama rugi terus...

sekarang sudah tidak rugi, tapi bukan keuntungan yang paling membuatku bahagia..

karena aku bisa membantu banyak orang, mereka bisa mengeprint disitu, mencari tugas2 skolah disitu, yaah...

sesulit apapun perjalanan, telaahlah semaksimal mungkin pelajarannya.. agar kita menjadi lebih berilmu ketimbang yang tidak punya warnet

keuntungan ilmu adalah keuntungan yang hakiki, intangible benefit

Syaifullah Arifin mengatakan...

Mantab tu Ki ... aq jga bru thun pertma ko' buat warnet ... bner tu apa kta kmu yg pling mmbuat ku bhagia adalah aku bisa mmbantu org 'n mngajar kn ilmu yg aq punya ... aq jga tau ttg apa" yg biasax di crii ma snk sekolah ...

salam kenal y sob ...
aq jnji bkal telaah smuax ... seberat appn itu .. krna aq ykin tak ada yg abdi d bmi ini...

semua psti berlalu ...

Posting Komentar

Barangkali ada pertanyaan, silahkan komentar dibawah sini!

Tentang Penulis

Foto saya

Hamba Allah SWT | Bukan Perokok | Kalau suka ikuti, kalau nggak ya tinggalin | Ada masalah?